Cari

Hikmah dari Bencana Tsunami - Apa itu Hikmah?

Ilustrasi: sbs.com.au
[Historiana] - Setiap kali ada bencana di Indonesia kita kerap mendengar kata "hikmah" yang disusun dalam sebuah kalimat "Semoga kita dapat mengambil hikmah dari bencana ini.", Lalu, apa arti hikmah itu? dan apakah kita sekarang pernah mendapat hikmah itu?

Hikmah dalam definisi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) adalah sebagai berikut: hikmah/hik·mah/ n 1 kebijaksanaan; 2 sakti; kesaktian: 3 arti atau makna yang dalam; manfaat.

Bila kita mengambil contoh kalimat: "wejangan yang penuh hikmah" artinya nasihat yang penuh manfaat. Contoh lain "kita memohon hikmah dari Allah Swt" dalam kalimat ini hikmah bermakna "kebijaksanaan". Oleh karena itu diartikan "Kita memohon kebijaksanaan dari Allah SWT". Lalu makna hikmah sebagai "Sakti" terdapat dalam contoh: "Hikmah kata-kata" yang artinya kesaktian kata-kata atau bermakna sebagai kata-kata yang bertuah (Peurah= Tuah dalam bahasa Sunda).

Kembali ke pembuka artikel di atas. "Semoga kita dapat mengambil hikmah dari bencana ini". Saya mengartikan semoga kita dapat makna (pelajaran) yang dalam atas bencana yang terjadi. Atau bila kita masukan definisi KBBI, hikmah sebagai "manfaat" maka kalimat itu menjadi "Semoga kita dapat mengambil manfaat dari bencana ini".

Bila bencana tsunami di Jepang sudah kita lihat "hkmah" yang (sering) mereka dapatkan. Contohnya mereka segera membangun sistem pertahanan diri dari bencana. Bukan maksud mereka melawan kehendak Alam atau kehendak Tuhan (ini sering kita dengar di Indonesia), tetapi berupaya sepenuh tenaga, pikiran dan anggaran dalam melindungi hidup dan kehidupan mereka yang telah mereka miliki sebagai pemberian Tuhan. Tanggul penahan tsunami dibangun di sepanjang pantai di Jepang. Rumah-rumah dibangun tahan gempa dan terjangan tsunami, latihan evakuasi diri dan kota. Semuanya bersinergi. Ini merupakan apa yang mereka dapat sebagai hikmah dari bencana.

Lantas pertanyaan kita: Sudahkah kita mendapat kebijaksanaan, manfaat dan pelajaran dari bencana? What next?

Semoga di Indonesia mencari hikmah tidak hanya sekedar jargon penghias media massa atau sekedar susunan kata-kata yang dikirimkan melalui media sosial sebagai bentuk belasungkawa saja. namun kita memerlukan tindakan nyata bahwa kita telah mendapat hikmah Tuhan.

*Cag*
Baca Juga

Sponsor