Cari

Suara Dentuman Misterius di Jateng berhubungan dengan Seismic Sound?

Ilustrasi seismic sound dari sismicsoundlab.org

[Historiana] - by Alam Wangsa Ungkara. Geger adanya suara dentuman misterius di media sosial. Suara dentuman itu muncul pada Senin (11/5) dini hari dan membuat geger masyarakat pada beberapa wilayah di Jawa Tengah. Suara dentuman itu dilaporkan terdengar di beberapa wilayah di antaranya Solo, Grobogan, dan Pati.

Suara dentuman itu dilaporkan oleh netizen dalam media sosial dalam kurun waktu pukul 00.45 WIB sampai 01.15 WIB. Hingga ramai diperbincangan dan jadi sorotan media mainstream, asal-usul penyebabnya masih belum diketahui.

Demikian pula dari keterangan Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Jawa Tengah, menyatakan tak ada catatan aktivitas kegempaan yang terjadi.

Beberapa netizen menyampaikan informasi bahwa suara dentuman terdengar sekali.

Seperti dikatakan Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Jawa Tengah, Daryono (dikutip dari merdeka.com), bahwa Bunyi ledakan akibat gempa sangat dangkal lazimnya hanya terjadi sekali saat terjadi patahan batuan dan tidak berulang-ulang. Seperti halnya peristiwa gempa dangkal yang mengeluarkan dentuman keras di Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Semarang pada 17 Februari 2014.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.


Kemungkinan Berasosiasi dengan Sesar Aktif yang menimbulkan Seismic Sound


Ini berdasarkan pemikiran penulis. Pergerakan bumi memang terjadi setiap saat, meskipun intensitasnya berbeda di tiap wilayah. Hal ini dipengaruhi kondisi struktur geologis dan geomorfologi lokasi.

Hubungan antara kondisi geologi (tektonik, bentang alam, struktur geologi, batuan dan tanah) dengan kegempaan wilayah (episentrum, edalaman, kekuatan, mekanisme fokal, intensitas dan percepatan serta respons tanah setempat terhadap getaran alami).

Terkait geomorfologi lokasi bisa meningkatkan gema suara atau amplifikasi suara gerakan/patahan bumi yang kemudian suaranya terdengar hingga jarak tertentu. Penulis sendiri pernah mengalami mendengar suara guntur yang terdengar entah darimana: dari atas atau dari bawah? saat itu di tahun 2014, penulis bersama tim sedang mencari batu fosil kayu (petrified wood) di suatu lembah yang disebut langkap di sebelah timur Gunung Margatapa Majalengka. Kondisi langit cerah karena musim kemarau. Namun saat itu, kami berenam mendengar gemuruh seperti dari langit. Karena heran, penulis mencoba mendekatkan telingan untuk mendengar suara dari dinding tebing. Ternyata suara berasal dari dalam tanah. Saat itu suara gemuruh cukup lama sekira 1 menit. Kami pun segera meninggalkan lokasi karena khawatir longsor.

Terkait suara dari gerakan tanah, kita mengenal seismic sound. gerakan tanah antar lempeng dapat mengeluarkan bunyi bahkan dentuman sebagai pelepasan energi.

Gambaran suara dentuman disimulasikan di 'seismodome' yang bisa Anda dengar dari video seismicsoundlab.org

Bagi Anda yang berada di lokasi Jawa Tengah, khususnya Solo, Grobogan dan Pati, apakah sura dentuman terdengar seperti yang disimulasikan di lab 'seismodome' dalam video di atas?

Sejumlah penjelasan masuk akal ditawarkan untuk menguak misteri suara dentuman itu. Termasuk, gempa, ledakan batu (rock bursts), lumpur gunung berapi, gas yang keluar dari lubang, gelombang yang dipicu badai, tsunami, meteor, suara halilintar dari kejauhan, hingga apa yang dinamai pasir yang meledak atau booming sands.

Ada banyak banyak proses alam yang mungkin diduga bertanggung jawab atas fenomena tersebut, seperti dilansir dalam jurnal ilmiah Seismological Research Letters.

Dan itu terjadi sejak lama. Di Inggris misalnya, mencatat bahwa saksi mendeskripsikan suara milik bom meriam atau batu-batu yang berjatuhan yang mengiringi terjadinya gempa kecil hingga sedang di Inggris dari tahun 1880 hingga 1916.


Pada 1975, para peneliti USGS berhasil merekam sinyal akustik dan seismik dari sebuah gempa di California. Mereka menemukan bahwa 3 lindu dengan magnitude 2,0 hingga 2,8 skala Richter memproduksi suara yang dimulai dalam waktu 0,02 detik dari kedatangan gelombang seismik yang ditangkap stasiun para ilmuwan. Hal yang sama juga dihasilkan terkait gempa di  French Pyrenees  pada 2004.


Bunyi aneh juga bisa jadi berasal dari batu yang meluruh (rock bursts). Batu yang terkubur lama tiba-tiba melepaskan tekanan -- salah satunya disebabkan penambangan yang menyingkirkan material di atasnya. Peristiwa itu bisa dikategorikan gempa kecil dekat permukaan.

Jadi, suara dari gempa mungkin terdengar, meski getaran sama sekali tak dirasakan.

Ada Sesar Opak di Yogyakara


Kemungkinan lain penyebab Gempa Lereng Merbabu itu adalah adanya pergerakan sesar aktif. Dalam hal ini, ada mekanisme pergeseran batuan yang menyebabkan pelepasan energi berlangsung secara tiba-tiba dan cepat hingga menimbulkan suara ledakan.

Sesar Opak menjadi pusat perhatian setelah adanya gempa di Yogyakarta pada 2006 silam.

Zona sesar Opak sendiri membentuk gawir (tebing curang) yang memanjang dari barat daya ke timur laut yang kemudian membelok ke arat timur naik ke sistem sesar batur Agung yang sudah tidak aktif lagi.


Referensi


  1. "This is what the sonic boom of an earthquake looks & sounds like (Video)" oleh Kimberley Mok, 16 Februari 2017 treehugger.com Diakses 12 Mei 2020.
  2. "Seismotektonik dan Potensi Kegempaan Wilayah Jawa" oleh A Soehaimi, Juni 2014 researchgate.net Diakses 12 Mei 2020.
Baca Juga

Sponsor