[Historiana] - Apakah Anda mengenal "Dyah Subang Larang? Mungkin Anda lebih mengenalnya sebagai "Nyai Subang Larang". Penyebutan nama Dyah Subang Larang jarang dan bahkan tidak pernah kita dengar. Dalam Naskah Cariosan Prabu Siliwangi yang ditulis tahun 1435, yaitu di zaman Prabu Siliwangi (Sri Baduga Maharaja) masih hidup bahkan masih dikenal dengan nama Pamanahrasa, tidak menyebut Subang Larang.
Kini ada Situs "Nyai Subang Larang di Subang" yang sering juga
disebut-sebut sebagai "Makam Nyai Subang Larang". Lokasinya di Kawasan
Teluk Agung yang terletak di Desa Nanggerang Kecamatan Binong Kabupaten
Subang kawasan yang juga dikenal Astana Panjang atau Muara Jati ini
merupakan saksi sejarah riwayat perjalanan hidup seorang tokoh
legendaris wanita tatar Pasundan (kini Jawa Barat—red) pada sekitar abad
16-17 masehi yang juga merupakan istri Prabu Siliwangi, yakni Nyai Subang Larang.
![]() |
Naskah asli Cariosan Prabu Siliwangi Sumber: fliphtml5 |
Dyah Subang Larang
1. Mengetahui atau memastikan
2. Dididik atau diajarkan
3. Menikah (to be married)
4. Terkenal (termashur)
Jadi bila kita kompilasi makna dyah/dya/dyam adalah seseorang yang telah mendapatkan pengetahuan, kemashuran, dan pengajaran. "Dyah" Diartikan "Tersebutlah atau ditempatkan/mendapatkan di ..." seperti gelar 'Haji' yang maknanya seorang 'telah mengkaji -sesuatu- tingkat tinggi'. Jadi 'Dyah Pitaloka' diartikan 'telah mendapatkan/ditempatkan di Swarga' dam 'Dyah Subang Larang' diartikan "telah ditempatkan di Subang yang Agung" (istilah Subang, maknanya belum ditemukan sumber otentik -saya merasa kurang pas jika dari kata Sub-Ang yang bersumber dari istilah asing).
Referensi
- Poerbatjaraka, R.M.Ng. dan Tardjan Hadidjaja, 1957. Kepustakaan Djawa. Djakarta: Djambatan.
- Poerbatjaraka, R.M.Ng. & Soewito Santoso (Penerjemah), 1975. Calon Arang si Janda dari Girah. Jakarta: Balai Pustaka.
- Sunarto H. & Viviane Sukanda-Tessier (Ed). 1983. "Cariosan Prabu Siliwangi". Lakarta; Bandung: Lembaga Penelitian Perancis untuk Timur Jauh ; Ecole francaise d'Etreme-Orient. (EFEO).
- "Menelusuri Jejak Nyi Subang Larang, Istri Prabu Siliwangi" Bauyt Al Hikmah Institute online blog Diakses 25 Juni 2019.
- "Naskah Nagara Kretabhumi" Dwitya Sarga" Karya Pangeran Wangsakerta Cirebon tahun 1670" Eadenayulina.wordpress.com Diakses 25 Juni 2019.
- "Naskah asli Cariosan Prabu Siliwangi" fliphtml5.com
- "Menguak Sejarah Nyai Subang Larang" kotasubang.com Diakses 25 Juni 2019.
- Wibowo, A.S., 1977. “Fungsi Kolam-Buatan di Kota Majapahit”, dalam Majalah Arkeologi. Tahun I, No.2, November. Jakarta: Lembaga Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Halaman 41—49.
- Zoetmulder, P.J.,1982. "Old Javanese-English Dictionary". 2 Volumes. ‘S-Gravenhage: Martinus Nijhoff.
- -------------------. 1985. Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan.
- Zoetmulder P.J. & S.O.Robson. 1995. "Kamus Jawa Kuna-Indonesia 1 dan 2". Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.